Apa itu Forex Trading dan Bagaimana Cara Kerjanya

Forex (Foreign Exchange) adalah konversi satu mata uang ke mata uang lainnya dengan tujuan mendapatkan valas sebagai alat pembayaran (ekspor-impor, turisme, dll) maupun untuk mendapatkan keuntungan dari pertukaran valas. Pelaku perdagangan forex bisa pemerintah, bank, perusahaan, maupun spekulan individual. Jaringan perdagangan forex merupakan salah satu pasar keuangan terbesar di dunia dengan volume trading harian mencapai lebih dari 5 Triliun USD.

Apakah Anda tertarik ingin mengetahui lebih lanjut tentang apa itu forex trading dan bagaimana cara kerjanya? Mari simak ulasan lengkapnya secara lebih terperinci.

Seperti Apa Pasar Forex Itu?

Pasar forex terdiri dari jaringan pembeli dan penjual yang saling mempertukarkan mata uang dengan suatu harga tertentu yang disepakati oleh kedua belah pihak. Apabila Anda pernah pergi ke luar negeri, maka pasti Anda pernah melakukan suatu bentuk transaksi forex sederhana dengan menukarkan valas di Money Changer atau bank. Namun, pasar forex global jauh lebih kompleks dan berukuran raksasa dibandingkan pertukaran valas biasa.

transaksi forex

Sebagian transaksi forex dilakukan untuk tujuan riil seperti membayar impor barang, mendanai biaya wisata luar negeri, akuisisi perusahaan mancanegara, dan lain sebagainya. Namun, sebagian besar transaksi forex dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari pertukaran valas. Karenanya, nilai tukar mata uang selalu berubah-ubah setiap saat dan volume perdagangan valas harian amatlah besar.

Bagi beberapa orang, kondisi pasar forex seperti ini menciptakan banyak peluang untuk ambil untung. Sebut saja nama-nama seperti George Soros yang berhasil jadi miliuner berkat permainan forex-nya. Anda juga bisa ikut berpartisipasi dan mendapatkan keuntungan seperti mereka.

Bagaimana Cara Kerja Forex Trading ?

Cara kerja forex trading berbeda dengan transaksi penukaran valas di Money Changer. Forex trading tidak dilakukan di lokasi tertentu, melainkan dalam jaringan elektronik sebuah pasar Over-The-Counter (OTC) yang dibangun oleh bank-bank multinasional dunia. Oleh karena itu, forex trading dapat dilakukan secara online melalui laptop/PC maupun android yang Anda miliki, bagi anda yang ingin memulai trading forex lewat ponsel android, berikut tutorial dari analisaforex.com tentang cara main forex lewat hp android.

apa itu forex trading dan bagaimana cara kerjanya

Pusat forex trading dunia dibagi dalam empat zona waktu, yaitu London, New York, Sydney, dan Tokyo. Jam kerja di keempat zona waktu ini saling silih berganti. Dimulai dari Sydney, kemudian Tokyo. Setelah jam kerja Sydney dan Tokyo berakhir, giliran jam kerja London dimulai. Ketika jam kerja London hampir berakhir, bursa New York dibuka. Setelah New York ditutup, jam kerja Sydney sudah dimulai lagi. Demikian terus silih berganti hingga forex trading bisa dilakukan kapan saja selama 24 jam, 5 hari kerja.

Di pasar forex, semua mata uang memiliki simbol tiga huruf dan diperdagangkan secara berpasang-pasangan (pair). Contohnya EUR/USD (Euro dan Dolar), GBP/USD (Pound dan Dolar), AUD/JPY (Dolar Australia dan Yen Jepang). Mata uang di depan itu disebut sebagai base currency (mata uang dasar), sedangkan mata uang di belakangnya disebut sebagai quote currency. Pada prakteknya, jika Anda buy suatu pair, maka Anda membeli base currency dan menjual quote currency. Sebaliknya jika Anda sell suatu pair, berarti Anda menjual base currency dan membeli quote currency.

Umpama GBP/USD diperdagangkan pada harga 1.35420, berarti 1 Pound bernilai sama dengan 1.35420 Dolar AS. Apabila Pound menguat terhadap Dolar AS, maka nilai pair GBP/USD akan meningkat. Jadi, jika Anda memperkirakan Pound akan menguat terhadap Dolar AS, maka Anda bisa melakukan transaksi buy (beli) dalam pair GBP/USD. Sebaliknya, jika Pound diperkirakan akan melemah terhadap Dolar AS, maka Anda bisa melakukan transaksi sell (jual) dalam pair ini.

mata uang (pair) yang diperdagangkan di pasar forex

Kebanyakan trader forex memperdagangkan kategori mata uang mayor (major pairs) saja, yaitu EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, USD/CHF, AUD/USD, USD/CAD, dan NZD/USD. Namun, ada pula yang memperdagangkan kategori mata uang cross (cross pairs) seperti EUR/GBP, GBP/JPY, dll. Minat para pemain forex untuk memperdagangkan suatu pair biasanya ditentukan oleh volatilitas (kecepatan dan frekuensi naik-turun nilai tukar). Semakin tinggi volatilitas, maka potensi keuntungan dan risiko forex trading semakin besar.

Ada beberapa konsep lain dalam forex trading yang perlu dipahami oleh calon trader.

  1. Broker Forex: Pihak yang menghubungkan kita dengan jaringan pasar forex. Broker menyediakan software untuk trading, menghadirkan informasi harga, serta mengeksekusi perintah beli atau jual yang kita kirimkan. Untuk mulai forex trading, kita perlu mendaftar ke broker forex terpercaya, kemudian menyetorkan modal, baru kemudian bisa trading dan menarik keuntungan. Sebagai imbalan jasa, broker akan mendapatkan keuntungan dari spread dan komisi
  2. Pip: Unit yang digunakan untuk mengukur perubahan nilai tukar mata uang di pasar forex. Satu pip biasanya setara dengan perubahan satu digit pada desimal keempat. Umpama GBP/USD naik dari 1.3542 menjadi 1.3545, berarti ada kenaikan 3 pip. Sedangkan jika GBP/USD naik dari 1.35420 menjadi 1.35456. berarti ada kenaikan 3.6 pip.
  3. Spread: Selisih antara kurs beli dan kurs jual.
  4. Lot: Volume mata uang yang diperdagangkan dalam suatu transaksi. Satu lots standar setara dengan 100,000 USD. Namun, lebih banyak trader forex masa kini yang menggunakan lot mini (setara 10,000 USD), atau lot mikro (setara 1,000 USD).
  5. Leverage: Fitur untuk meningkatkan daya beli modal Anda hanya dengan menyetorkan sejumlah margin tertentu. Umpama Anda punya modal 1000 USD dan broker memberikan leverage 1:100, maka Anda bisa trading seolah-olah memiliki dana 100,000 USD. Inilah sebabnya mengapa orang-orang seperti kita yang bermodal kecil bisa ikut forex trading berskala global.
  6. Margin: Margin merupakan persentase tertentu yang harus diserahkan kepada broker agar kita bisa trading, dan besarannya tergantung pada leverage. Misalnya dalam contoh leverage 1:100, berarti margin sebesar 1%. Artinya, jika ingin membuka posisi trading senilai 1 lot standar (100,000 USD), Anda tak perlu menyetorkan modal 100,000 USD, melainkan cukup 1000 USD saja.
  7. Komisi: Fee sejumlah tertentu (biasanya dalam USD) yang harus dibayarkan kepada broker untuk setiap lot yang diperdagangkan. Besarannya berkisar antara 0 USD (free commission), 3 USD, 6 USD, atau bahkan puluhan USD per lot.

Artikel ini kemungkinan tak dapat mengupas semua konsep itu secara terperinci. Namun, sebelum terjun dalam forex trading, ada baiknya Anda mencari tahu semua aspek ini dari broker forex pilihan.

Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Forex Trading?

Aset yang diperdagangkan di pasar forex adalah mata uang dari berbagai negara di seluruh dunia. Namun, asas yang mendasari nilai mata uang tetap sama, yakni kekuatan permintaan (demand) dan penawaran (supply) terhadap setiap mata uang. Apabila suatu mata uang menghadapi peningkatan permintaan atau penurunan penawaran dibanding mata uang lain, maka nilainya akan meningkat. Sedangkan jika mata uang itu menghadapi penurunan permintaan atau pertambahan penawaran, maka nilainya akan berkurang.

Ada faktor-faktor tertentu yang bisa mendorong perubahan permintaan dan penawaran terhadap suatu mata uang. Beberapa faktor tersebut antara lain kebijakan bank sentral, data ekonomi, berita-berita penting, serta sentimen pasar. Berikut ini rinciannya:

  1. Kebijakan Bank Sentral: Jumlah uang beredar di suatu negara dikendalikan oleh bank sentral. Bank sentral juga berperan sebagai otoritas moneter untuk mengatur kebijakan-kebijakan yang mempengaruhi nilai tukar mata uang, seperti suku bunga, operasi pasar terbuka, menginjeksi lebih banyak uang ke dalam perekonomian (Quantitative Easing), dan lain sebagainya.
  2. Data Ekonomi: Apabila kondisi ekonomi suatu negara itu baik, maka investor tentu senang menanamkan modal di negara tersebut. Sebaliknya, kondisi ekonomi yang buruk bakal mendorong investor pergi. Inilah sebabnya, sejumlah data ekonomi berpengaruh besar di pasar forex, misalnya GDP (Gross Domestic Product), tingkat pengangguran, inflasi, penjualan eceran, neraca perdagangan (ekspor-impor), dan lain sebagainya.
  3. Berita Penting: Investor, perbankan, dan lembaga keuangan pasti ingin menanamkan dana ke negara yang memiliki prospek pertumbuhan cerah. Jadi, berita positif tentang iklim investasi di suatu negara akan mendorong peningkatan permintaan terhadap mata uang negara tersebut, sekaligus memperkuat nilai tukarnya.
  4. Sentimen Pasar: Sentimen pasar merupakan keyakinan para pelaku pasar forex terhadap suatu mata uang. Sentimen pasar bisa bersumber dari hal-hal yang sudah terjadi, ataupun hal-hal yang masih berupa ekspektasi (harapan) belaka.

Dengan memahami beragam faktor ini, kita dapat memprediksi apakah suatu mata uang akan menguat atau melemah terhadap mata uang lain secara fundamental. Umpama kondisi ekonomi Inggris lebih kuat daripada AS, maka nilai tukar Pound akan menguat terhadap USD, sehingga GBP/USD bergerak naik. Sebaliknya, seandainya muncul berita menghebohkan (misalnya) Inggris mengalami resesi, maka nilai tukar Pound akan melemah hingga GBP/USD bergerak turun.

Kemampuan memprediksi naik-turun nilai tukar mata uang ini merupakan salah satu skill yang menentukan kesuksesan dalam forex trading. Selain itu, Anda juga membutuhkan keahlian dalam mengendalikan diri saat menyaksikan fluktuasi nilai yang sangat ekstrim di pasar forex, serta kemampuan mengatur modal dengan cermat agar terhindar dari kerugian.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Leave a Comment